apa itu introvert?

Written by fatma sw 1 comments Posted in: ,


"Introvert lebih mengacu kepada orang yang sibuk dengan apa yang ada di pikirannya dibandingkan dengan apa yang terjadi di sekelilingnya. Orang yang introvert juga akan memilih untuk menyendiri jika ingin menyegarkan hati dan pikirannya," kata Wendy, seperti dikutip dari Businessweek.com.

Berbeda dengan si ekstrovert, yang jika seharian lelah bekerja dan menghabiskan waktu dengan banyak orang, memilih untuk menghabiskan waktu dengan berkumpul bersama teman-teman atau berpesta, orang yang introvert lebih suka menghabiskan harinya dengan menyendiri.

Menurut Wendy, dari observasi yang dilakukannya terhadap orang-orang introvert, mereka menganggap bahwa sifat mereka adalah "aneh" dan "kurang normal". Sementara Anne Fisher, kontributor Aol.com, mengatakan banyak orang lebih menganggap orang yang ekstrovert sebagai orang yang normal dan sesuai dengan standar yang ditetapkan masyarakat

"Orang yang introvert tidak terlalu suka berkumpul dan menceritakan pengalamannya, maka orang-orang mengatakan orang introvert adalah para penyendiri, sendirian," jelasnya. Lebih jauh dari itu sebuah penelitian dari Myers Briggs dengan responden sebanyak 3.009 orang, didapat hasil bahwa kaum ekstrovert lebih banyak daripada kaum ekstrovert. Perbandingannya, 50,8 persen banding 49,3 persen. Dari jumlah tersebut, lelaki lebih banyka yang introvert (54,1 persen) dibandingkan dengan perempuan (47,5 persen).

"Dan jika orang seperti Anda masih merasa bahwa orang introvert tidak lebih baik daripada ekstrovert. Cobalah lihat bahwa orang hebat seperti Bill Gates, Warren Buffett, atau Steven Spielberg menyatakan diri mereka sebagai orang yang introvert," sebut Anne. Jadi, menurut Anne, meski orang ekstrovert cenderung lebih menonjol saat proses perekrutan karyawan atau di lingkungan kerja, bukan berarti yang introvert tidak bisa melakukan hal yang sama. Sebab, sebuah penelitian mengatakan bahwa dua karakter yang berbeda ini memang punya cara yang berbeda dalam mengolah informasi.

"Jika orang introvert lebih suka berpikir sebelum berbicara, orang ekstrovert berpikir selagi mereka berbicara," kata Anne. Dengan perbedaan cara mengolah informasi tersebut, Wendy menganjurkan agar saat sesi wawancara tiba, sebaiknya orang yang introvert menyiapkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang umumnya ditanyakan pewawancara. Jadi si introvert tak perlu waktu lama untuk menjawab pertanyaan.

1 comments:

  1. win

    bahya juga ua kalau introvert ckck
    mampir juga ya disini http://how-yourblog.blogspot.com/

    August 28, 2012 at 6:37 AM

Post a Comment

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Friday, June 10, 2011

apa itu introvert?


"Introvert lebih mengacu kepada orang yang sibuk dengan apa yang ada di pikirannya dibandingkan dengan apa yang terjadi di sekelilingnya. Orang yang introvert juga akan memilih untuk menyendiri jika ingin menyegarkan hati dan pikirannya," kata Wendy, seperti dikutip dari Businessweek.com.

Berbeda dengan si ekstrovert, yang jika seharian lelah bekerja dan menghabiskan waktu dengan banyak orang, memilih untuk menghabiskan waktu dengan berkumpul bersama teman-teman atau berpesta, orang yang introvert lebih suka menghabiskan harinya dengan menyendiri.

Menurut Wendy, dari observasi yang dilakukannya terhadap orang-orang introvert, mereka menganggap bahwa sifat mereka adalah "aneh" dan "kurang normal". Sementara Anne Fisher, kontributor Aol.com, mengatakan banyak orang lebih menganggap orang yang ekstrovert sebagai orang yang normal dan sesuai dengan standar yang ditetapkan masyarakat

"Orang yang introvert tidak terlalu suka berkumpul dan menceritakan pengalamannya, maka orang-orang mengatakan orang introvert adalah para penyendiri, sendirian," jelasnya. Lebih jauh dari itu sebuah penelitian dari Myers Briggs dengan responden sebanyak 3.009 orang, didapat hasil bahwa kaum ekstrovert lebih banyak daripada kaum ekstrovert. Perbandingannya, 50,8 persen banding 49,3 persen. Dari jumlah tersebut, lelaki lebih banyka yang introvert (54,1 persen) dibandingkan dengan perempuan (47,5 persen).

"Dan jika orang seperti Anda masih merasa bahwa orang introvert tidak lebih baik daripada ekstrovert. Cobalah lihat bahwa orang hebat seperti Bill Gates, Warren Buffett, atau Steven Spielberg menyatakan diri mereka sebagai orang yang introvert," sebut Anne. Jadi, menurut Anne, meski orang ekstrovert cenderung lebih menonjol saat proses perekrutan karyawan atau di lingkungan kerja, bukan berarti yang introvert tidak bisa melakukan hal yang sama. Sebab, sebuah penelitian mengatakan bahwa dua karakter yang berbeda ini memang punya cara yang berbeda dalam mengolah informasi.

"Jika orang introvert lebih suka berpikir sebelum berbicara, orang ekstrovert berpikir selagi mereka berbicara," kata Anne. Dengan perbedaan cara mengolah informasi tersebut, Wendy menganjurkan agar saat sesi wawancara tiba, sebaiknya orang yang introvert menyiapkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang umumnya ditanyakan pewawancara. Jadi si introvert tak perlu waktu lama untuk menjawab pertanyaan.

1 comments:

win

August 28, 2012 at 6:37 AM
Permalink this comment

*

bahya juga ua kalau introvert ckck
mampir juga ya disini http://how-yourblog.blogspot.com/

Post a Comment

Pages

Powered By Blogger

Sample List

Powered by Blogger.

Buscar